Teknoflas.com – Beberapa pekan terakhir jadi saksi kebangkitan Marcelo Brozovic di starting eleven Inter Milan. Sempat diabaikan oleh Roberto Mancini pada pertandingan awal Seri A 2015/16, gelandang timnas Kroasia ini langsung unjuk gigi dengan penampilan gemilang sekaligus menjawab keraguan yang sempat ditujukan padanya.

image
Brozovic siap ditebus Arsenal dari Inter Milan

Brozovic tampil menggila di lapangan tengah, bahkan mencetak dua gol indah saat Inter Milan melawan Udinese dan Cagliari. Pemain berusia 23 tahun itu mengkombinasikan energi dan determinasi dengan teknik apik serta kecerdikan membaca permainan lawan. Tak heran ia mulai kebanjiran sejumlah peminat dari klub papan atas Eropa.

Sebagaimana dilansir teknoflas.com dari laman Corriere dello Sport, Arsenal telah mengajukan penawaran resmi sebesar 19 juta euro demi memperoleh tanda tangan Brozovic. Harga tersebut dua kali lipat lebih besar sewaktu Inter Milan membawanya dari Kroasia, yakni sebesar 8 juta euro. Selain Arsenal, masih ada Chelsea yang turut berminat tetapi belum mengajukan penawaran resmi.

Menurut penuturan agen Brozovic, gelandang timnas Kroasia itu enggan meninggalkan Inter Milan begitu cepat. Ia mulai beradaptasi dengan skema formasi Mancini sehingga tampil apik dalam beberapa pertandingan terakhir, sukses mengukir gol dan assist yang bantu tim meraih kemenangan.

“Marcelo tidak akan pindah kemana-mana. Dia cetak tiga gol dalam lima pertandingan, itu bukti kesuksesan beradaptasi dengan skema anyar Mancini. Usianya masih muda, 23 tahun, bisa terus berkembang dalam beberapa musim ke depan. Rugi besar Inter Milan menjualnya di Januari 2016,” ungkap sang agen.

Memang benar, Mancini sering memainkan Brozovic dalam beberapa pertandingan terakhir. Sang pemain tidak melewatkan peluang begitu saja, bahkan menjadi salah satu ‘berlian berharga’. Seperti dilansir teknoflas.com dari laman TMW, Mancini mulai ragu melepas Brozovic ke klub lain.

Inter Milan digosipkan bakal melepas Brozovic jika masih belum memenuhi syarat terlepas dari aturan Financial Fair Play. Sejumlah klub langsung mengajukan tawaran menggoda, termasuk Arsenal.