Teknoflas.com – Jelang penutupan bursa transfer musim dingin pada 31 Januari 2016, AC Milan terancam tak bisa merekrut pemain anyar tambahan. Mengapa itu bisa terjadi? Adriano Galliani sampai detik ini masih berusaha menjual sejumlah pemain yang tak lagi diberi kesempatan main oleh Sinisa Mihajlovic. Dengan tak adanya pemasukan dari penjualan pemain, maka semakin kecil peluang merekrut Diego Perotti.

perotti ac milan
Perotti gagal gabung ke AC Milan dan menuju AS Roma

Winger asal Argentina itu semakin dekat menuju pintu masuk AS Roma, padahal sudah lama dibidik Galliani dan Mihajlovic. Perotti menyimpan semua karakteristik untuk menyempurnakan formasi 4-4-2 yang mengandalkan serangan sayap. AC Milan sempat berada di garis terdepan dalam perburuan sang pemain sebelum akhirnya ditikung oleh Giallorossi yang kabarnya sudah meraih kesepakatan dengan Genoa.

AS Roma -seperti dilansir teknoflas.com dari laman TMW- siap bayar 3 juta euro untuk peminjaman Perotti dan 9 juta euro untuk pembelian permanen. Luciano Spaletti pun dikabarkan setuju dengan perekrutan eks Sevilla tersebut. Sementara itu AC Milan hanya bisa jadi ‘penonton’ dalam saga transfer ini. Sempat terdengar kabar bahwa Perotti justru berlabuh ke Rossoneri usai kepindahan Stephan El Shaarawy ke Giallorossi, namun sementara ini semua masih rumor.

Sebenarnya AC Milan lebih berpeluang merekrut Perotti, apalagi menjalin hubungan spesial dengan Presiden Genoa Enrico Preziosi. Seperti diketahui, Rossoneri bantu mewujudkan peminjaman dua punggawa, Suso dan Cerci. Akan tetapi Rossoblu -julukan Genoa- sedang butuh uang kontan sehingga tak bisa melepas Perotti dengan status pinjaman secara cuma-cuma.

Perotti bisa saja berlabuh ke AC Milan andaikata sukses menjual Niang dan Luiz Adriano. Akan tetapi proses negosiasi pemain berusia 27 tahun itu sudah rampung 95 persen, jadi sulit membayangkan kemungkinan gagal pindah di menit-menit terakhir. Galliani dan Mihajlovic tampaknya harus rela kehilangan salah satu calon pemain potensial.