CCTV OnlineTeknoflas.com – Setelah memiliki seorang putra, maka idealnya memang seorang ibu akan tinggal di rumah dan mengurus rumah tangga sepanjang hari. Namun pada kenyataannya, tidak semua pasangan beruntung dan bisa menikmati hal seperti ini. Sebagian besar pasangan harus bekerja dua-duanya untuk bisa memenuhi segala kebutuhan rumah tangga, sekalipun mereka telah memiliki seorang putra. Hal ini bukan lagi sebuah cerita baru di tengah-tengah masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah perkotaan, di mana biaya hidup begitu sangat tinggi dan berat bagi sebuah keluarga baru sekalipun.

Jika kedua pasangan bekerja ketika telah memiliki seorang putra, maka satu-satunya langkah yang bisa diambil adalah dengan mempekerjakan seorang pengasuh di rumah. Ini cukup banyak dilakukan, sebab menitipkan anak kepada sanak saudara juga menjadi salah satu hal yang sulit dilakukan, karena ini bisa saja merepotkan bagi kerabat yang dititipi.

Sebenarnya ada banyak penitipan anak yang bisa dijadikan sebagai alternatif untuk hal ini, namun sebagian besar pasangan merasa kurang nyaman meninggalkan anak mereka seharian di sana. Mereka ingin anak tetap merasa nyaman dan tinggal di rumah seharian, meski dengan bantuan seorang pengasuh yang tentunya bisa dipercaya untuk merawatnya sepanjang hari.

Baca juga: Ternyata, Apel Adalah Buah Favorit Anak

Namun yang kemudian menjadi pertanyaan adalah, amankan meninggalkan anak dengan seorang pengasuh di rumah ketika kedua orangtuanya sedang bekerja?

Ini tentu menjadi sebuah pertanyaan yang sulit, sebab kita tidak mungkin menutup mata dan telinga pada banyak kasus kekerasan yang dialami oleh anak-anak ketika mereka berada dalam pengawasan orang lain (bukan orangtuanya). Sebagian kasus bahkan terjadi ketika si anak berada dalam pengawasan saudara / kerabat dekat yang bertugas untuk menjaganya selama orangtuanya sedang bekerja. Jika menilik pada fenomena yang seperti itu, maka meninggalkan anak di tangan pengasuh tentu manjadi sebuah hal yang sangat berat bagi orangtua, terutama jika meninggalkannya pada orang yang baru saja bekerja untuk mereka.

Bagi orangtua yang bekerja dan akan meninggalkan anak di bawah pengawasan dan perawatan orang lain / pengasuh di rumah, maka menggunakan CCTV sebagai sebuah langkah pengawasan adalah sebuah tindakan yang sangat tepat. Peralatan ini akan menjadi salah satu alat yang bisa diandalkan untuk melihat berbagai aktifitas si kecil bersama pengasuhnya selama ditinggal di rumah. Jangan mengambil resiko yang besar untuk meninggalkan anak tanpa sebuah pengawasan, sebab hal tersebut bisa saja berakibat fatal, di mana berbagai hal sepanjang hari bisa saja terjadi tanpa sepengetahuan orangtua yang selalu sibuk bekerja.

Tempatkan beberapa kamera CCTV pada sudut yang dianggap tepat, sehingga berbagai aktifitas anak dan pengasuhnya bisa terlihat dengan jelas. Jika memungkinkan, orangtua juga bisa melakukan pengawasan tersebut secara online dengan cara menggunakan CCTV online yang bisa dipantau selama 24 jam penuh dari jarak jauh, pilihan ini akan sangat tepat bagi orangtua yang sering bepergian atau melakukan perjalanan dinas / bisnis ke luar kota.

Dengan begitu, pengawasan anak tetap bisa dilakukan, bahkan ketika berada jauh dari rumah sekalipun. Namun di luar semua pengawasan tersebut, sangat penting bagi orangtua untuk memperlakukan pengasuh atau asisten rumah tangga dengan baik dan layak, sehingga mereka bisa merasakan bahwa mereka diperlakukan dengan adil dan semestinya. Jika diperlakukan dengan baik, maka pengasuh / asisten rumah tangga juga akan menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.