TeknoFlas.com – Pendaftaran CPNS 2014 telah resmi dibuka pada hari Rabu 20 Agustus 2014 kemarin, meski masih lambat namun situs resmi pendaftaran CPNS sudah bisa di akses dengan normal. Seleksi CPNS tahun ini sedikit berbeda tadi tahun sebelumnya, yakni tes CPNS akan diselenggarakan dengan sistem komputerisasi atau menggunakan sistem CAT Computer Assisted Test.

Inilah Tips Mengerjakan Soal CAT CPNS 2014

Untuk dapat menjalankan dan mengerjakan tes dengan sistem CAT Computer Assisted Test maka perlu strategi khusus agar kita bisa membagi waktu dalam pengerjaan soalnya. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Bima Haria Wibisana menghimbau kepada para peserta seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya termasuk belajar dengan keras. Langkah itu guna memudahkan para peserta saat mengikuti tes tanpa membuang banyak waktu.

“Kerjakan soal yang mudah dulu. Supaya ada sisa waktu lebih banyak untuk mengerjakan soal yang lebih sulit,” ujarnya dalam acara launching simulasi CAT online seleksi CPNS di Jakarta.

Belau juga mengatakan bahwa setiap peserta hanya memiliki waktu kurang dari satu menit untuk mengerjakan satu soal tes yang tersedia. Artinya, para peserta harus tenang dan meninggalkan soal yang sulit untuk dikerjakan di akhir.

“Waktu tes hanya 90 menit untuk 100 soal. Cuma 43 detik satu soal. Jadi kerjakan yang mudah dulu,” ujarnya seperti dikutip TeknoFlas dari Liputan6, Rabu (20/8/2014).

Dia menerangkan, tak masalah kalau peserta melewatkan soal terlebih dulu. Ada tanda yang menunjukkan soal yang telah dikerjakan dan belum. “Kalau sulit langsung dilewat saja. Nanti masih bisa balik lagi ke soal sebelumnya. Tandanya kalau sudah dikerjakan warnanya hijau kalau belum warnanya merah,” terang dia.

Untuk transparansi, dia menjelaskan, para peserta tidak akan mengetahui jawabannya benar atau salah. Tapi setelah itu, para peserta akan mengetahui jumlah nilai tesnya. “Nanti dicatat, untuk menjaga transparasi. Disamakan dengan hasil yang keluar dari lembaga,” pungkasnya.