Teknoflas.com – Kepergian mantan kapten Mauri dan rencana kedatangan Kishna dari Ajax diyakini bakal mengubah skema penyerangan Lazio yang dirancang oleh Stefano Pioli. Ada pemain yang merasa sedikit terganggu dan tidak nyaman terkait masa depannya di klub Kota Roma tersebut.

Keita Diao Baldé merasa sedikit terganggu dengan kedatangan Kishna. Sebenarnya, pemain muda Spanyol kelahiran Senegal itu sudah mendapat kesempatan bermain di tim utama dalam beberapa minggu terakhir, tetapi dia merasa tidak yakin dengan posisinya.

Keita Diao Baldé

Menurut sumber terpercaya yang dilansir Teknoflas.com dari laman Lazionews, Ulisse Savini – agen Keita – akan menemui Presiden Lotito setelah laga final Piala Super Italia melawan Juventus yang rencananya digelar 8 Agustus 2015 mendatang. Dalam pertemuan nanti, agen dan pemilik Lazio akan mengklarifikasi posisi dari pemain berusia 20 tahun itu.

Keita sendiri sudah menunjukkan hasrat untuk tetap bertahan di Biancocelesti, namun butuh ‘garansi’ untuk mendapat kesempatan waktu bermain yang cukup. Sementara Pioli tampaknya tak terlalu bergantung pada sosok Keita, mungkin saja tak akan protes bila Lazio mau melepasnya ke klub lain.

Pada awal bursa transfer musim panas 2015, sempat tersiar kabar bahwa Lazio rela melepas Keita secara tunai dan menolak semua ‘proposal peminjaman dengan penebusan di akhir musim’. Pihak klub berencana menjualnya dengan harga 10-12 juta euro, cukup mahal untuk seorang pemain yang tak tampil ‘menawan’ di musim 2014/15.

Walaupun tidak menjadi pilihan utama di musim lalu, peminat Keita datang dari Inter dan Atalanta. Namun kedua klub Serie A tersebut enggan merekrut sang pemain dengan biaya transfer yang terlalu mahal.

Peminat juga datang dari klub luar Italia seperti Valencia, Sevilla, Espanyol, Arsenal dan Liverpool. Untuk opsi yang terakhir, Lazio bisa saja menawarkan Keita demi merekrut Borini.