Teknoflas.com – Ada tujuh gejala awal kanker payudara yang harus diwaspadai oleh wanita karena muncul begitu saja tanpa disertai rasa sakit. Hal inilah yang seringkali mengecoh kaum hawa sehingga tak peduli dengan bentuk perubahan buah dada hingga dijatuhi vonis oleh dokter.

Ini dia 7 gejala awal kanker payudara
Ini dia 7 gejala awal kanker payudara

Kanker payudara mulai mengintai sejak memasuki usia remaja hingga tumbuh dewasa. Namun golongan usia 40 tahun ke atas punya resiko lebih besar. Oleh karena itu, wanita dianjurkan mengamati perubahan bentuk payudara setiap sebulan sekali. Gejala awal yang datang seringkali menipu sehingga pencegahan dini pun tidak dilaksanakan secepat mungkin.

Berikut ini tujuh gejala awal kanker payudara yang perlu diwaspadai kaum hawa karena terjadi secara diam-diam.

1. Muncul benjolan di ketiak

Waspadai kemunculan pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak yang terkadang muncul sebagai benjolan tanpa rasa sakit ketika disentuh.

2. Muncul benjolan di payudara

Kemunculan benjolan di sekitar payudara juga patut dicurigai, berapa pun ukurannya. Jangan abaikan meskipun benjolan terlihat kecil, coba lakukan pemeriksaan lanjutan demi kebaikan.

3. Perubahan bentuk

Ketika wanita tengah memasuki masa menstruasi, perubahan bentuk payudara yang menjadi lebih lembut adalah hal yang normal. Namun harap waspadai dan cek ke dokter bila itu terjadi terus menerus.

4. Keluar cairan

Salah satu gejala awal kanker payudara yang wajib diwaspadai yaitu keluarnya cairan lewat puting, entah itu darah, semacam getah dengan warna tidak normal.

5. Perubahan kulit

Harap waspadai perubahan kulit di sekitar payudara yang tampak bersisik dan berbintik-bintik merah.

6. Perubahan ukuran

Selain memperhatikan perubahan bentuk, wanita perlu mewaspadai perubahan ukuran dari payudara yang tampak merata dan membengkak.

7. Perubahan bentuk puting

Harap mewaspadai bila bentuk puting mengalami perubahan menjadi berlesung pipit atau terbalik.

Itulah tujuh gejala awal kanker payudara yang mengidap wanita secara diam-diam tanpa disertai rasa nyeri atau sakit. Bila mengalami semua tanda-tanda di atas, harap segera mewaspadai dan lakukan pencegahan dini dengan konsultasi ke dokter.