7041561-lovely-girl-india-eisley-actress

Teknoflas.com – Stres memang memiliki dampak negatif bagi tubuh. Bahkan, stres dapat membuat wajah anda terlihat kurang sehat dan juga tidak menarik. Itulah hasil dari salah satu studi baru-baru ini.

Laki-laki dan perempuan akan terasa lebih menarik untuk pasangan potensial mereka jika tingkat ketegangan mereka lebih rendah daripada pasangannya.

Seorang ahli ekologi perilaku di Inggris, Fhionna Moore, melakukan sebuh penelitian untuk melihat bagaimana ketegangan mental memiliki pengaruh terhadap penampilan fisik. Saat terjadi stres, tubuh akan mengeluarkan hormon bernama kortisol.

Hormon ini dapat meningkatkan jumlah glukosa di tubuh Anda bahkan dapat pula menghambat pertumbuhan otot dan tulang. Kondisi tersebut membuat seseorang tampak kurang sehat sehingga menyebabkan wajahnya terlihat lebih jelek.

Namun, jika itu (kortisol) meningkat lebih lama, misalnya, selama masa-masa sulit, itu bisa jadi sangat buruk bagi kesehatan kita,” jelas Moore.

Moore telah melakukan beberapa pengamatan lebih dalam terkait kondis ini, dan sekarang dia banyak memberikan pidato bertema Facing up to Beauty – Is it Really Skin Deep? 

Salah satu studinya, dia mengukur kadar kortisol dari sampel air liur peserta dan mengambil foto wajah mereka.

“Kami menemukan bahwa wajah laki-laki dan perempuan yang memiliki air liur dengan tingkat kortisol yang tinggi, dinilai sebagai kurang menarik dan sehat, dibandingkan peserta dengan berkortisol lebih rendah.”

Moore menjelaskan bahwa laki-laki yang dapat mengatasi situasi stres seketika tampak lebih menarik bagi perempuan.

“Kami percaya, hubungan antara tingkat stres yang rendah pada lelaki dan daya tarik di mata perempuan adalah karena kemampuan mengatasi situasi stres menunjukkan genetik yang kuat. Itu dianggap sebagai calon pasangan ideal dengan kemampuan memberikan gen yang baik untuk anak-anak mereka,” ujarnya.

Begitu pula yang terjadi pada perempuan. Mereka yang jauh dari stres dianggap lebih cantik dan menarik. Sementara, mereka yang punya hormon kortisol tinggi disebut bermuka masam, sehingga kurang menarik.