Teknoflas.com – Banyak orang penasaran apa itu Virus Zika yang sebenarnya. Seperti diketahui, virus ini tengah menjadi pembicaraan hangat masyarakat dari berbagai belahan dunia usai sejumlah pemimpin negara di Benua Amerika mengumumkan ‘perang’ terhadap penyebarannya. Tak hanya itu saja, pemimpin negara Brazil dan Kolombia justru menyarankan para warga agar menunda kehamilan untuk jangka waktu belum ditentukan.

image
Apa Itu Virus Zika...? Yuk Bahas Lebih Lengkap!

Mengapa demikian? Apa itu Virus Zika sehingga muncul kepanikan berlebihan? Sebenarnya virus ini tidak mematikan bagi anak-anak dan orang dewasa, tetapi justru memberi efek negatif bagi ibu hamil. Saat ini Virus Zika diklaim sebagai penyebab microcephaly, yakni bayi lahir dengan ukuran kepala kecil. Jika seorang wanita hamil terinfeksi virus ini, maka janin di rahim kemungkinan bakal lahir dengan kepala kecil yang jauh dari ukuran normal bayi pada umumnya sewaktu lahir.

Memang benar hingga saat ini belum dipastikan adanya hubungan antara Virus Zika dengan microcephaly. Akan tetapi menurut hasil studi terhadap otak sejumlah bayi kepala kecil yang meninggal dunia, tim peneliti justru menemukan virus tersebut dan hingga kini masih belum diketahui ada penyebab lain. Microcephaly tak hanya kepala ukuran kecil, namun berpengaruh langsung ke organ otak sang bayi. Pada semua kasus, otak ikut mengecil yang berdampak buruk pada kematian, kecerdasan rendah dan tumbuh kembang lambat.

image
Bayi Microcephaly Akibat Virus Zika

Oleh karena itu, ada baiknya masyarakat perlu mengetahui lebih lanjut tentang apa itu Virus Zika. Berikut fakta-fakta penting yang harus diketahui!

1. Virus zika disebarluaskan oleh nyamuk penyebab demam berdarah, yakni Aedes Aegypti.

2. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1940 di Afrika. Entah mengapa sampai menyebar luas hingga ke sejumlah negara Amerika Latin.

3. Berdasar hasil penelitian, ada banyak bukti yang mengkaitkan hubungan antara microcephaly dan zika. Tak heran virus ini diduga sebagai penyebab utama bayi lahir dengan kepala kecil. Sejumlah negara Amerika Latin justru menyarankan pasangan suami istri untuk menunda kehamilan.

4. Sebagian besar penderita umumnya tak memperlihatkan gejala apapun, namun ada pula yang mengalami ruam di kulit dan menderita demam.

5. Sampai detik ini masih belum diketahui obat ampuh untuk menekan penyebaran virus.

6. Melawan perkembangan virus hanya bisa ditempuh dengan melawan perkembangbiakan nyamuk dan menghindari langsung gigitan nyamuk.

Itulah yang perlu diketahui dari apa itu virus zika sebenarnya. Dengan demikian masyarakat bisa melakukan antisipasi se-dini mungkin untuk mencegah penyebaran virus yang saat ini diduga sebagai penyebab utama microcephaly.