Ketika tubuh seseorang kekurangan cairan atau dehidrasi, maka kondisi bibir tampak kering dan pecah-pecah. Berdasarkan fakta itu, maka penyakit yang diderita oleh seseorang juga bisa diamati dari perubahan karakter dan struktur bibir. Menurut laman Goodhousekeeping, Rabu (24/6), ada sejumlah kondisi bibir yang harus diwaspadai sejak dini.

Pertanda bibir kering
Pertanda bibir kering

Ujung bibir pecah-pecah

Pernahkah mengalami ujung bibir yang pecah-pecah? Kemungkinan besar anda terserang infeksi jamur. Mengapa itu bisa terjadi? Menurut penuturan pakar kesehatan, air liur yang keluar saat tidur atau memakai kawat gigi bisa menyebabkan bakteri berkumpul di sekitar area mulut dan mengakibatkan infeksi. Masalah kesehatan ini tidak begitu berbahaya dan gampang diatasi, cukup mengunjungi dokter pribadi untuk mendapatkan obat anti jamur.

Kering dan pecah-pecah

Ketika tubuh mengalami dehidrasi, penampilan bibir cenderung kering dan pecah-pecah. Sebenarnya tak perlu melapisi bibir dengan lip balm, cukup minum 1-2 gelas air putih untuk mengusir haus. Mengatasi masalah ini dari dalam lebih efektif ketimbang memoleskan lip balm.

Menurut penuturan pakar kesehatan, bibir yang kering dan pecah-pecah tak perlu dibasahi dengan air liur karena efeknya justru bertambah parah. Apabila masih mengalami hal yang sama usai minum cukup air, mungkin itu saat yang tepat untuk melembabkan dan mengeksfoliasi bibir.

Bengkak

Menurut penuturan pakar kesehatan, bibir bengkak tak hanya terjadi akibat menerima pukulan dan hantaman keras melainkan reaksi terhadap alergi. Apabila bila bibir bengkak akibat reaksi alergi yang disertai sejumlah gejala seperti lidah bengkak, gatal di kulit atau tenggorokan maka disarankan segera mencari pertolongan medis secepat mungkin. Itu bisa saja disebabkan reaksi terhadap paparan benda atau makanan tertentu.

Perubahan warna

Warna bibir bisa berubah karena banyak hal seperti pengaruh jenis makanan tertentu yang meninggalkan warna di sekitar bibir. Adapun pemicu lainnya seperti merokok atau tanda dari gejala penyakit tertentu seperti lever.

Apabila warna bibir tak kunjung kembali seperti semula, segera temui dokter untuk mengetahui gejala penyakit lainnya. Kebiasaan merokok juga bisa membuat warna bibir menghitam, dan bisa kembali seperti sedia kala bila memutuskan berhenti.