Teknoflas.com – Penyebab Medan Plaza terbakar menimbulkan sejumlah spekulasi. Masyarakat sekitar menyakini gedung plaza tertua di ibukota provinsi Sumatera Utara itu bukan terbakar akibat kesalahan manusia atau kecelakaan tak terduga.

Kabarnya, gedung Medan Plaza sengaja dibakar oleh beberapa oknum tak bertanggung jawab dengan tujuan tertentu. Mengapa demikian? Kondisi bangunan besar yang sudah lama menjadi pusat perbelanjaan bagi masyarakat Kota Medan tersebut dinilai tidak layak huni karena termakan usia.

penyebab medan plaza terbakar
Apakah penyebab medan plaza terbakar? (doc/tribunnews.com)

Walaupun belum bisa dipastikan penyebab Medan Plaza terbakar, para petugas pemadam kebakaran terus berusaha untuk menjinakkan si jago merah. Mereka mulai terlihat kelelahan dan kewalahan mengamankan gedung yang beralamat di Jalan Iskandar Muda, Kota Medan, Sumatera Utara. Hingga berita ini diturunkan, seluruh bagian gedung yang terdiri atas 7 lantai diperkirakan hangus terbakar.

Petugas pemadam kebakaran agak susah menjinakkan api karena gedung pusat perbelanjaan tertua di Kota Medan ini dipenuhi beragam jenis barang-barang yang gampang terbakar.

Menurut penuturan Kepala Dinas P2K Kota Medan, Marihot Tampubolon, pihaknya masih berupaya memadamkan kobaran api supaya tak menjalar ke gedung lain yang lokasinya berdekatan.

“Api sulit dipadamkan dan cenderung membesar karena di dalam gedung terdapat barang-barang yang gampang terbakar, apalagi diperburuk dengan luasnya area gedung,” ucapnya.

Penyebab Medan Plaza terbakar menurut Marihot Tampubolon diduga akibat terjadinya korsleting listrik yang ada di lantai dua bangungan. Melihat kobaran api yang semakin membesar, pihak pemadam kebarakan langsung meluncurkan 24 unit mobil. Sementara itu, ratusan aparat kepolisian berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk mencegah hal-hal tak diinginkan.

Hingga berita ini diturunkan, masih belum diketahui pasti penyebab Medan Plaza terbakar. Pastinya peristiwa mengenaskan ini membuat para pedagang rugi besar dan belum bisa ditaksir jumlah kerugian.