Teknoflas.com – Inter Milan mengawali laga pertama Seri A di tahun 2016 dengan sebuah kemenangan manis sehingga masih bertengger sebagai pemuncak klasemen sementara. Selain meraup tiga poin penting, Roberto Mancini makin kesemsem dengan peningkatan performa dua pemain lini depan yaitu Mauro Icardi dan Ivan Perisic.

image
Perisic Makin Asik Di Inter Milan

Pada awal putaran pertama Seri A 2015/16, Icardi dan Perisic sama-sama belum padu dengan konsep formasi Mancini. Mereka butuh waktu hingga akhir tahun 2015 untuk mulai mengerti dengan keinginan pelatih. Usai liburan natal dan tahun baru, baik Icardi dan Perisic, telah memperoleh pemahaman yang jauh lebih mantap. Meskipun laga pertama di tahun 2016 hanya menang tipis 1-0, lini depan Inter Milan diprediksi lebih ganas di pekan berikutnya.

Icardi kembali ganas

Mauro Icardi mungkin telah meresap nasihat pelatih timnas Argentina untuk bermain lebih semangat dan terus membangun komunikasi yang baik dengan Mancini. Nasihat tersebut diyakini telah mendorong pemain bernomor 9 itu tampil lebih garang ketika dibutuhkan Inter Milan.

Icardi dalam beberapa laga terakhir sudah kembali ke jati diri semula, menyelesaikan semua umpan matang menjadi gol kemenangan Inter Milan. Hal ini mengingatkan penampilan eks Sampdoria itu di musim lalu kala melewati putaran pertama dengan sulit dan penuh kerja keras, namun sukses menjadi top skor Seri A 2014/15. Mancini kini meminta secara khusus kepada Icardi agar tidak berhenti cetak gol.

Perisic mulai asik

Mancini juga tak bisa menyembunyikan rasa puas terhadap performa Perisic yang mulai asik menjalani tugasnya. Pemain bertinggi badan 190 cm itu mulai beradaptasi dengan skema formasi sang pelatih dan sepakbola Italia, tak percuma Inter Milan mengeluarkan uang sebesar 20 juta euro sebagaimana dilansir teknoflas.com dari Transfermarkt.

Kebangkitan Icardi dan Perisic akan semakin menjadi-jadi dalam beberapa pekan mendatang. Inter Milan otomatis semakin diuntungkan jika semua elemen lini depan terus padu, tentu saja masalah minim gol segera terpecahkan.