TeknoFlas.com – Tahun 2014 ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendapatkan alokasi Formasi CPNS 2014 sesuai kebutuhan tenaga PNS yang ada di Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sehingga bisa membuka lowongan CPNS tahun 2014 ini. kemenperin membuka kesempatan bagi lulusan SMK, D3, S1 dan juga S2 degan kualifikasi pendidikan tertentu untuk mengisi kekosongan Formasi CPNS Kementerian Perindustrian Tahun 2014.

Penerimaan CPNS 2014 Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Daftar Online di Panselnas.menpan.go.id

Kementerian Perindustrian adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan industri. Kementerian Perindustrian dipimpin oleh seorang Menteri Perindustrian (Menperin) yang sejak tanggal 22 Oktober 2009 dijabat oleh M. S. Hidayat.

Berikut Formasi dan Persyaratan CPNS yang dibutuhkan Kementerian Perindustrian 2014 :

A. Ketentuan Umum

1. Pengumuman secara terbuka (menunggu jadwal yang ditetapkan Panselnas)

2.Persyaratan Pelamar :
a. WNI berusia serendah-rendahnya 24 Tahun dan setinggi-tingginya 30 Tahun pada tanggal 1 Desember 2014
b. Memiliki kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan.
c. Pelamar rekrutmen CPNS Kementerian Perindustrian yang sudah melakukan pendaftaran Online secara Nasional, harus mengikuti ujian Online Kementerian Perindustrian terlebih dahulu sebagai bagian dari tahapan seleksi administrasi sebelum melaksanakan Ujian TKD dengan Sistem CAT.
d. Pelamar berasal dari Jurusan yang terakreditasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan kriteria sebagai berikut :
· Jenjang Pendidikan Strata 2 (S2), Strata 1 (S1) dan Diploma IV (D.IV) :
– Akreditasi A, kecuali untuk program studi yang belum ada Akreditasi A di seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia minimal Akreditasi B.
– Minimal Akreditasi B bagi Perguruan Tinggi Negeri di luar Pulau Jawa dan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perindustrian.
· Jenjang Pendidikan Diploma III (D.III) :
– Minimal Akreditasi B, kecuali program studi yang belum ada Akreditasi B di seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia
· Jenjang Pendidikan SMK :
– Akreditasi A.
e. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik dengan nilai TOEFL (Test of English as a Foreign Language) sekurang-kurangnya 475 khusus jenjang pendidikan Strata 2 (S2), Strata 1 (S1) dan Diploma IV (D.IV).
f. Setiap pelamar diperkenankan mendaftar untuk tiga jabatan dengan kualifikasi pendidikan yang sama
g. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.
h. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Calon Pegawai Negeri/Pegawai Negeri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai BUMN/BUMD dan pegawai swasta.
i. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri/Pegawai Negeri.
j. Berkelakuan baik berdasarkan catatan dari kepolisian setempat (ditunjukkan pada saat pemberkasan setelah pengumuman kelulusan Ujian Tahap III).
k. Sehat jasmani dan rohani berdasarkan keterangan Dokter (ditunjukkan pada saat pemberkasan setelah pengumuman kelulusan Ujian Tahap III).
l. Bersedia mengganti rugi bila setelah diterima, kemudian mengundurkan diri.

3.Usia Pada Tanggal 1 Desember 2014
a. Untuk SMK, berusia setinggi-tingginya 24 tahun 0 bulan 0 hari.
b. Untuk Diploma III (D.III) / Sarjana Muda, berusia setinggi-tingginya 27 tahun 0 bulan 0 hari
c. Untuk Diploma IV (D.IV)/Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2) berusia setinggi-tingginya 30 tahun 0 bulan 0 hari

4.Persyaratan Indeks Prestasi Jenjang Pendidikan
a. Jenjang Pendidikan Strata 2 (S2) : · Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) = 3,25
b. Jenjang Pendidikan Diploma III (D.III),Strata Satu (S1)/ Diploma IV (D.IV) : · Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) = 2,75
c. Jenjang Pendidikan SMK : · Nilai rata – rata Ujian Akhir Nasional (UAN) = 7,0

Untuk syarat selengkapnya dan Formasi CPNS Kementerian Perindustrian 2014 selengkapnya silakan cek DISINI

Ingat, untuk penerimaan CPNS tahun 2014 ini pendaftar hanya diperkenankan untuk mendaftar satu kali saja, dengan mengacu nomor induk kependudukan  (NIK) yang tertera pada KTP. Bila diketahui pendaftar mendaftar lebih dari satu instansi akan otomatis di diskualifikasi.