Presiden Joko Widodo akhirnya meresmikan pembukaan Tol Cikopo Palimanan (Cipali) yang diprediksi bisa mengurangi sekitar 40% kepadatan di jalur Pantai Utara, khususnya jelang mudik.

Menurut Hudaya Arryanto, Wakil Direktur Utama PT Lindas Marga Sedaya (LMS), tol ini menawarkan masa sosialisasi tanpa pungutan biaya sepeser pun selama seminggu penuh, mulai dari hari minggu pukul 00.00 (14/6/2015) hingga sabtu pekan depan.

Tol Cikopo Palimanan
Tol Cikopo Palimanan Gratis Biaya (doc/rtv.co.id)

“Selama seminggu penuh, tepatnya hari minggu pukul 00.00 WIB, tol ini bisa dilewati oleh pengendara tanpa perlu membayar tarif sedikit pun,” ucap Hudaya dalam konferensi pers peresmian Tol Cikopo Palimanan, Purwakarta, Sabtu (13/6).

Namun menurut Surat Keterangan (SK) dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, awal pengoperasian hanya diutamakan bagi kendaraan golongan satu terlebih dahulu. Jadi, tak semua bisa menikmati tol bernama lain Cipali.

“Saat ini kami sudah siapkan bagi kendaraan golongan satu,” ungkapnya.

Dalam konferensi pers peresmian Tol Cikopo Palimanan, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Ghani Gazali mengatakan bahwa awal pengoprasian memang sengaja dipersiapkan untuk kendaraan golongan satu karena proyek ini dikerjakan oleh pemain baru yaitu PT LMS. (Baca: Inilah Cipali, Jalan Tol Terpanjang Di Indonesia)

Hal ini dilakukan demi mengurangi beragam resiko yang ada, dimana semua pihak masih dalam tahap belajar. Oleh karena itulah, golongan satu mendapat keistimewaan pertama untuk menjajal Tol Cikopo Palimanan yang menelan biaya pembuatan hingga Rp 10 Triliyun.

“PT Lindas Marga Sedaya merupakan pemain baru, dan masih belajar. Jadi ada perasaan gugup terkait mega proyek ini. Takut nanti ada sesuatu yang tak terduga di area, responsnya tidak begitu gerak cepat. Misalkan, ban mobil kontainer pecah dan memakan jalur jalan, nanti akan mengganggu pengendara lain. Tapi bukan masalah besar jika hanya 1-2 kendaraan ukuran besar yang masuk,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Tol Cipali merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa dan menghubungkan Jalan Tol Palimanan Kanci dan Jalan Tol Jakarta Cikampek. Dengan adanya tol ini, maka jarak tempuh dan waktu tempuh berkurang.

Kehadiran Tol Cikopo Palimanan diharapkan mampu mengatasi sebagian besar masalah pra sarana, meningkatkan dukungan mobilitas dan potensi ekonomi di wilayah Pantura Jawa Barat.