Teknoflas.com – Bagaimana cara memilih kaca spion untuk sepeda motor kesayangan..? Seperti diketahui, Pengendara jangan pernah mengabaikan keselamatan berkendara di jalan raya ketika menempuh jarak jauh dan dekat. Selain mengenakan helm, dua kaca spion kanan-kiri harus terpasang dengan benar di gagang. Mengapa demikian?

Cara pilih kaca spion sepeda motor (doc/mpm-motor.co.id)
Cara pilih kaca spion sepeda motor (doc/mpm-motor.co.id)

Kaca spion merupakan salah satu fitur keamanan berkendara yang mempermudah pengendara melihat keadaan atau situasi lalu lintas tanpa perlu tengok ke belakang. Jangan pernah mengabaikan peran kaca spion sehingga berani melepas salah satu atau keduanya.

Polisi Lalu Lintas biasanya merazia kendaraan sepeda motor yang tak terpasang kaca spion, apalagi yang hanya memasang salah satu bagian. Peraturan ini sudah ditetapkan dalam undang-undang No.22 tahun 2009, pengendara yang melanggar bakal kena denda sebesar Rp 250.000.

Seperti diketahui sebagian besar pengendara kurang begitu menyukai kaca spion keluaran pabrik sepeda motor, itulah yang menjadi alasan mereka melepas dan mengganti dengan yang baru. Tidak masalah melakukan pergantian asalkan kaca spion baru mampu berfungsi sebagai ‘fitur keselamatan pengendara’ dan bukan sekedar hiasan semata.

Lalu, bagaimana cara memilih kaca spion sepeda motor yang sesuai dengan kriteria berlaku? Ikuti saja tips berikut ini!

1. Spion tersedia dalam beragam bentuk dan desain, pilih saja sesuai keinginan selama tidak mengganggu pandangan untuk melihat situasi lalu lintas di belakang pengendara.

2. Pastikan spion anyar mengusung kaca dengan refleksi cukup jelas dan tak terhalang oleh lengan.

3. Demi memperoleh penglihatan ke belakang yang lebih luas, disarankan pilih spion dengan kaca agak cembung alias konvex mirror.

4. Pilih kaca spion dengan tangkai sedikit lebih panjang dari gagang kemudi sepeda motor. Ini memaksimalkan fungsi spion sebagai batas patokan kemudi dengan kendaraan lain saat di jalan raya. Dengan demikian, jika ada kendaraan lain yang terlalu dekat, maka spion menjadi pertama kali yang kena benturan.

Itulah empat cara memilih kaca spion sesuai dengan kriteria berlaku untuk sepeda motor kesayangan. Agar kaca spion tetap awet terpasang dan tak cepat longgar, jangan pernah gunakan sebagai gantungan helm atau barang bawaan.