anggota pansel KPK
Presiden Jokowi Umumkan Tim Pansel KPK (doc/bbc.co.uk)

Inilah Sejumlah Perbedaan Anggota Pansel KPK 2011 & 2015

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah mengumumkan 9 nama anggota pansel KPK yang ternyata semuanya adalah wanita. Mereka pun berasal dari latar belakang yang sangat beragam. Tentu saja formasi panitia seleksi (Pansel) KPK 2015 sangat jauh berbeda dengan periode sebelumnya.

Dulu ada 13 orang yang menjadi anggota pansel tahun 2011. Adapun formasi resminya yaitu 1 Ketua, 2 Wakil Ketua, 1 sekretaris merangkap anggota dan 9 anggota. Ketua pansel saat itu adalah Patrialis Akbar (politikus PAN), sementara para anggota berasal dari praktisi hukum dan akademisi.

anggota pansel KPK
Presiden Jokowi Umumkan Tim Pansel KPK (doc/bbc.co.uk)

Menurut Kepres No 12 Tahun 2011, susunan pansel KPK adalah sebagai berikut:

  1. Amir Hasan Ketaren, ahli hukum
  2. Imam Prasodjo, sosiolog
  3. Deliana Sajuti Ismudjoko, perwakilan dari Komnas Perempuan
  4. Rhenald Kasali, pengusaha & Guru Besar FE Universitas Indonesia
  5. Ichlasul Amal, mantan Rektor Universitas Gajah Mada
  6. Tb Ronny R Nitibaskara, pakar hukum pidana
  7. Saldi Isra, pakar hukum tata negara
  8. Erry Riyana Hardjapamekas, eks pimpinan KPK
  9. Akhiar Salmi, ahli hukum
  10. Soeharto, ahli hukum
  11. Ahmad Ubbe, ahli hukum
  12. Irjen Pol (Purn) Ritonga, eks Kapolda Sumut
  13. Patrialis Akbar, eks Menkum HAM & menjabat Hakim MK

Kini jumlah anggota Pansel yang ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi lebih sedikit, total hanya 9 orang wanita. Latar belakang mereka sangat menarik untuk disimak karena berasal dari beragam kalangan. Ada pakar psikologi, IT, ekonomi, hingga hukum. Presiden Jokowi pun menunjuk Destry Damayanti, M.Sc sebagai Ketua Pansel 2015 merangkap anggota. (Baca: Profil Lengkap 9 Wanita Anggota Pansel KPK Pilihan Jokowi)

Berikut susunan anggota panitia seleksi KPK 2015:

  1. Meuthia Ganie-Rochman, pakar sosiolog di bidang korupsi dan modal sosial
  2. Diani Sadya Wati, pakar di Bappenas
  3. Natalia Subagyo, pakar tata negara pemerintahan
  4. Supra Wimbarti, pakar psikologi di bidang SDM dan pendidikan
  5. Yenti Garnasih, ahli hukum pidana di bidang ekonomi dan pencucian uang
  6. Betti Alisjahbana, pakar IT dan manajemen
  7. Harkristuti Harkrisnowo, ahli hukum pidana dan HAM, Kepala Badan Pengembangan Manusia Kemenkum HAM
  8. Eni Nurbaningsih, ahli hukum tata negara Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional
  9. Destry Damayanti, pakar ekonomi di bidang keuangan dan moneter
Baca Juga  KPK Periksa Rio Capella Sebagai Tersangka

Mampukah Pansel 2015 menghasilkan Komisioner KPK yang jauh lebih unggul dari periode sebelumnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *